
Moses Andrian memegang penghargaan Honorable Mention
Kampus ITS, ITS News – Segudang pencapaian tak jemu-jemunya dikantongi oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kali ini, Moses Andrian turut mengharumkan nama ITS lewat kemampuan berdiplomasinya dalam serangkaian kegiatan Veteran East Java MUN (VESTMUN) yang diselenggarakan di La Lisa Hotel Surabaya selama dua hari, mulai 2 November lalu.
Veteran East Java MUN (VESTMUN) sendiri merupakan sebuah bentuk pendidikan diplomasi di mana peserta secara individu berperan sebagai delegasi dari suatu negara. Peserta akan berdiskusi mengenai akar permasalahan beserta solusi bagi negara delegasi mereka. “Di MUN, kita melakukan diplomasi, tanya-tanya ke orang, dan debat untuk mencapai win-win solution,” ungkap Moses Andrian.
Dalam kesempatan ini, pria yang berasal dari Bandung tersebut mendapat peran sebagai perwakilan dari Afrika Selatan. Lewat kedudukannya, Moses menyinggung problematika yang terjadi di Afrika Selatan berkenaan dengan rekonstruksi infrastruktur hijau atau green infrastructure yang semestinya harus diterapkan di sana. infrastruktur hijau sendiri merupakan konsep penataan ruang yang mengaplikasikan infrastruktur ramah lingkungan.
Solusi yang digelontorkannya berupa upaya untuk membuat standarisasi harga infrastruktur hijau menjadi lebih murah, sehingga pembangunan infrastruktur hijau untuk negara-negara berkembang seperti Afrika Selatan bisa lebih mudah. “Di sini kita berfokus untuk membandingkan solusi mana yang terbaik, bukan menggunakan segala cara untuk menang,” tegas pemuda berkacamata tersebut ketika diwawancarai kru ITS Online.
Berkat jalan keluar yang ditawarkannya untuk Afrika Selatan dan dengan kemampuan berdiplomasi yang baik, Moses sukses menyandang predikat sebagai Honorable Mention. “Puji Tuhan bisa dapat gelar itu,” ungkapnya penuh syukur.
Moses mengaku, diperlukan adanya persiapan khusus untuk mengikuti VESTMUN, seperti riset tentang permasalahan di negara yang menjadi representatif peserta, tata cara berbicara, dan bagaimana penyampaian solusi yang benar dalam forum.
Tak hanya VESTMUN saja, banyak sekali agenda Model United Nations (MUN) lain yang bisa diikuti mahasiswa ITS. Bahkan, beberapa program dilaksanakan di luar negeri. Dari situ, Moses berharap mahasiswa ITS memiliki ilmu berdiplomasi yang benar dan mampu berbicara di depan umum. “Terutama, banyak yang bilang mahasiswa ITS susah untuk berbicara dan memaparkan idenya walaupun idenya tersebut brilian,” pungkasnya di akhir wawancara. (jev/id)

Moses Andrian, sebagai delegasi dari Afrika Selatan, menyampaikan pendapat di forum
Surabaya, ITS News — Guna membangun karakter dan jiwa kepemimpinan jajaran pimpinannya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melaksanakan Character
Kampus ITS, ITS News – Estafet kepemimpinan Senat Akademik (SA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi berlanjut. Jabatan tersebut
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan Pelepasan dan Pembekalan Program Mahasiswa Berdampak untuk Pemulihan
Kampus ITS, ITS News — Seiring berakhirnya masa bakti Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) periode