ITS News

Selasa, 19 November 2019
22 Oktober 2019, 17:10

Ngaji Kebangsaan, Belajar Nasionalisme Para Ulama dan Santri

Oleh : itsojt | | Source : ITS ONLINE
Ngaji Kebangsaan, Belajar Nasionalisme Para Ulama dan Santri

Para tokoh besar turut hadir dalam Ngaji Kebangsaan di Masjid Manarul Ilmi ITS, Jumat (18/10).

Kampus ITS, ITS News – Dalam rangka mengenang perjuangan para santri di era kemerdekaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Cinta Rebana ITS mengadakan acara akbar bertajuk Ngaji Kebangsaan. Gelaran yang sekaligus untuk menyambut Hari Santri Nasional tersebut, mengambil tempat di Masjid Manarul Ilmi pada, Jumat (18/10).

Pada 22 Oktober 74 tahun yang lalu, terjadi peristiwa resolusi jihad yang digencarkan oleh para ulama dan santri untuk membela kemerdekaan tanah air. Dari situ Pembina UKM Cinta Rebana ITS, Drs Wahyudin MEI pun mencoba mengingatkan kembali perjuangan tersebut kepada setiap lapisan masyrakat terkhusus warga ITS lewat perhelatan ini. “Tak ayal khalayak umum masih sangat asing dengan adanya Hari Santri Nasional, sehingga menjadi titik utama dari kegiatan ini,” ujarnya

Walhasil diundanglah para ulama kondang untuk memberikan kajian ilmu, dan salah satunya yaitu KH D Zawawi Imron. Dalam kesempatannya ia menyampaikan bahwa merawat dan menjaga negera Indonesia yang elok ini adalah tanggung jawab bersama. Tak usah muluk-muluk, hal tersbut dapat dimulai dari pribadi masing-masing. “Sebagai seorang muslim tegakkan dulu apa yang menjadi kewajiban kita, disiplin dalam beribadah, selawat, mengaji, serta menolong sesama manusia dan menyebarkan kebaikan,” ujar kiai sekaligus penyair hebat tersebut.

Selanjutnya, nampak pula Direktur Aswaja Center Jawa Timur, KH Makruf Khozim yang mengajak para hadirin untuk lebih mencintai negerinya. Sama halnya dengan kecintaan terhadap tanah air yang telah diperlihatkan oleh baginda Rasulullah SAW kepada umatnya. Kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia pun harus cinta pada tanah air kita. “Contohnya, bacalah Surah An-Nisa ayat 74-76 saat sedang terjadi peperangan dan bacalah Surah Al-Anfal ayat 61 saat kedamaian sedang menyelimuti negeri ini,” tuturnya.

Tak lepas dari itu semua, Dekan Fakultas Sains (FS) ITS, Prof Dr rer nat Agus Rubiyanto M Eng Sc pun menaruh perhatian terhadap kegiatan ini. Baginya wejangan para ulama yang diselingi dengan lantunan selawat dalam acara tersebut, pastinya akan mampu melembutkan hati setiap orang setelah mendengarnya. “Harapan dari acara ini, rasa cinta serta persatuan dan kesatuan terhadap tanah air dapat semakin tertanam dalam diri bangsa yang beraneka ragam ini,” pungkasnya, (ion19/yok)

Berita Terkait