Penampilan Peserta Al-Banjari dalam Festival Hadrah Al-Banjari di Fesbanash, Sabtu (19/10) kemarin
Kampus ITS, ITS News – Dalam menumbuhkan kecintaan terhadap budaya musik Islam sekaligus untuk mempromosikannya ke khalayak umum, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar perlombaan di bidang kesenian dan budaya. Melalui Festival Hadrah Al-Banjari dan Nasheed (Fesbanash) 2019, ITS kenalkan budaya seni musik rebana dan nasyid akapela kepada lingkungan ITS dan masyarakat umum, Sabtu (19/10) lalu.
Acara ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Rebana. Pada festival kali ini, terdapat lebih dari 50 Tim Al Banjari dan 20 Tim Nasyid dari berbagai kota yang turut meramaikan perlombaan tersebut. “Perlombaan ini adalah perlombaan tingkat provinsi dan banyak menarik animo peserta dari luar kota,” ungkap Nur Ubaidillah Ubada, Ketua Panitia Fesbanash 2019.
Fesbanash juga diadakan sebagai acara pelengkap dari peringatan diesnatalis ITS yang ke-59 dan juga untuk memeringati Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober 2019. Selain adanya perlombaan hadrah dan nasyid, dimeriahkan pula dengan penampilan grup nasyid dari UKM Rebana ITS yang diberi nama Solace. “Kami juga menampilkan grup Al-Banjari UKM Rebana ITS, Ihyaust Turost dan Shohibul Qohwah,” timpalnya.
Tidak hanya sekedar penampilan hadrah al-banjari dan nasyid biasa, para peserta berlomba-lomba untuk tampil dengan berbagai inovasi akapela yang unik dan aransemen yang menarik, “Untuk nasyid akapela dan al-banjari ada beberapa syarat untuk membawakan lagu buatan sendiri yang berisi Diesnatalis ITS 59 dan UKM Rebana ITS Hebat Bermartabat,” jelas mahasiswi Departemen Infrastruktur Sipil tersebut.
Dalam tiam penampilan Tim nasyid di Fesbanash 2019 ini, sambungnya, dewan juri akan hadir dan memberi komentar sehingga peserta mendapatkan evaluasi penampilannya langsung setelah usai menyelesaikan penampilannya.
Dengan adanya acara ini, ia berharap eksistensi kampus ITS dan UKM Rebana ITS makin dikenal lagi oleh kalangan masyarakat luas. “Kami juga berharap dapat memancing lagi tumbuhnya kelestarian budaya-budaya lokal lain yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (ion25bel)
Penampilan unik peserta nasyid akapela dalam Festival Nasyid Fesbanash
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus membuka kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan perguruan
Surabaya, ITS News — Guna membangun karakter dan jiwa kepemimpinan jajaran pimpinannya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melaksanakan Character
Kampus ITS, ITS News – Estafet kepemimpinan Senat Akademik (SA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi berlanjut. Jabatan tersebut
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan Pelepasan dan Pembekalan Program Mahasiswa Berdampak untuk Pemulihan

