ITS News

Minggu, 02 Oktober 2022
19 Maret 2019, 09:03

ITS Luluskan Wisudawan Asal Zimbabwe

Oleh : itsdik | | Source : http://www.its.ac.id/

Barbara, Mahasiswa Internasional yang lulus pada Wisuda 119 ITS

Kampus ITS, ITS News – Prosesi wisuda 119 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah usai. Berbagai hiruk-pikuk yang ada turut mewarnai jalannya wisuda 119. Mulai dari peraih gelar doktor termuda, mahasiswa prestatif, nyanyian penuh kejutan dari Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScEs PhD, serta berbagai hal menarik lainnya. Tidak luput dari perhatian, wisuda kali ini juga turut meluluskan beberapa mahasiswa mancanegara. Satu di antaranya ialah mahasiswi asal Zimbabwe.

Adalah Barbara Ngrawati, perempuan asal Zimbabwe yang menjadi salah satu lulusan yang cukup menarik perhatian di wisuda 119, minggu (17/3). Pasalnya, ia merupakan satu-satunya wisudawan mancanegara yang dapat hadir pada acara tersebut. Ketika Prof Ir Joni Hermana MScEs menyebutkan namanya sebagai perwakilan mancanegara, segenap hadirin yang hadir turut memberikan tepuk tangan yang meriah.

Barbara bersama teman-temannya yang lulus pada wisuda 119 ITS

Barbara yang mengambil program Magister Statistika ini menjalani kuliah di ITS selama tiga semester. Proses kuliah selama hampir dua tahun tidak disia-siakan Barbara. Perempuan ini sukses lulus dengan predikat Cumlaude (pujian, red) dengan total Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,83.

Kepada ITS Online, Barbara mengungkapkan kebahagiaannya karena telah berhasil menjalani program magisternya. Ia yang ditemani oleh segenap mahasiswa internasional ITS lainnya ini merasa masih belum percaya bahwa ia telah mendapatkan gelar magister, apalagi dengan predikat Cumlaude.

Barbara bercerita bahwa hal yang paling berkesan baginya adalah masyarakat Indonesia. “Masyarakat Indonesia sangat ramah dan terbuka, sungguh menggembirakan bisa kenal dengan banyak dari mereka,” ujar perempuan ini dalam bahasa Inggris.

Saling menghormati dan menghargai satu sama lain, menjaga hubungan kekeluargaan, dan berbagai hal menarik lainnya yang Barbara temukan di ITS. Ia merasa bangga akan hal ini, lantaran hal inilah yang akan paling ia kenang dari Indonesia.

Teman-teman mahasiswa asing Barbara yang datang ke Grha Sepuluh Nopember untuk memberikan selamat kepadanya

Menurut Barbara, ia sangat senang dapat mengambil program magisternya di ITS. Apalagi ketika Barbara pertama kali menginjakkan kakinya di Kampus Pahlawan ini, ITS sudah menjadi sepuluh besar kampus terbaik di Indonesia. “Jadi ini merupakan kesempatan yang sangat bagus bagi saya untuk belajar,” tutur Barbara.

Terlebih lagi, ITS melalui International Office dan Departemen Statistika memberikan berbagai hal penunjang yang membantu perkuliahan Barbara. “Sehingga tidak banyak kesulitan yang saya alami ketika berkuliah di sini (ITS, red),” sambungnya diselingi campuran bahasa Indonesia yang cukup lancar.

Barbara mendapatkan kesempatan emas untuk kuliah di ITS berkat beasiswa dari Kemenristekdikti. Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) diikuti Barbara berkat bantuan dari perguruan tinggi tempatnya mengambil program sarjana. Barbara yang tertarik, kemudian langsung mendaftarkan diri dan mengikuti proses seleksi. Hingga akhirnya ia berhasil diterima di ITS melalui beasiswa KNB tersebut.

Setelah ini, Barbara ingin mencari dan mencoba untuk melanjutkan studinya ke program doktor. “Saya sangat ingin melanjutkan pembelajaran hingga jenjang doktor, karena saya punya impian besar bagi negara saya,” tambah perempuan ini dengan semangat. Jika Barbara belum mendapatkan kesempatan mengambil program doktor ini, ia tidak ragu untuk langsung mencari pekerjaan di negaranya. (dik/owi)

Berita Terkait