ITS Media Center

Sabtu, 15 Desember 2018
05 Desember 2018, 20:12:52

Tips Berlaga di Model United Nation Ala Mahasiswa ITS

Oleh : itsmis | | Source : -

(kanan) Mahasiswa ITS Zullian Hafiz saat berlaga di Japan English MUN

Kampus ITS, ITS News – Dalam menghadapi ajang penyampaian pendapat Model United Nations (MUN), diperlukan persiapan yang matang untuk dapat menuai prestasi. Selain memiliki wawasan yang luas dan kemampuan berbicara di depan umum yang baik, President ITS MUN Club, Zullian Hafiz, membagikan beberapa tips saat berlaga dalam MUN.

Mahasiswa yang akrab disapa Zullian ini telah menggeluti dunia MUN sejak 2015. Ia mengatakan, tujuan dari MUN sendiri ialah untuk membahas suatu isu internasional dari berbagai sudut pandang negara di dunia. “MUN dulu dibuat karena banyak orang yang ingin merasakan jadi perwakilan suatu negara pada sidang PBB,” ungkapnya.

Ia pun kemudian memaparkan beberapa tips berdasarkan pengalamannya berlaga dalam dunia MUN. Tips yang pertama ialah melakukan riset yang baik. Riset yang baik diperlukan agar peserta dapat merumuskan solusi yang tepat dari permasalahan yang dibahas. “Misalnya, kita harus mengerti wewenang PBB itu apa, sehingga solusi yang ditawarkan dari permasalahan tersebut tepat sasaran,” celetuknya. Dikatakan oleh Zullian pula, peserta MUN harus menampilkan performa yang baik dari cara penyampaian pendapat saat acara berlangsung.

Selain itu, MUN sendiri memiliki jadwal pelaksanaan yang memakan waktu beberapa hari. Sehingga, diharapkan peserta yang mengikuti MUN tetap bersemangat saat mengikuti pelaksanaannya. “Jangan cepat bosan, dan harus tetap energetik,” tegasnya.

Ia juga merekomendasikan mahasiswa ITS untuk mengikuti banyak kegiatan MUN. “Belajar dari pengalaman. Dengan mengikuti MUN bisa sekaligus praktek untuk mengikuti kegiatan MUN lain kedepannya,” ujarnya.

Manfaat Ikut MUN
Zullian menerangkan, banyak hal positif yang bisa didapatkan dengan mengikuti MUN, khususnya kemampuan bahasa Inggris. Sebab, menurutnya, mencari platform untuk belajar bahasa Inggris cukup sulit di Indonesia. “Selain itu, MUN juga dapat membantu kita dalam mengembangkan kemampuan percakapan, kepemimpinan, kerjasama tim, problem solving dan lain sebagainya,” tutur mahasiswa Departemen Teknik Kelautan itu.

Sampai saat ini, mahasiswa angkatan 2015 ini telah berhasil menorehkan penghargaan-penghargaan seperti Verbal Commendation pada Asia Youth International MUN, Student Energy MUN, Airlangga MUN, serta Best Position Paper pada Japan English MUN. “Dengan ikut MUN kita bisa lebih peka terhadap isu-isu internasional yang ada sekaligus bisa memperluas networking kita,” ucapnya kepada kru ITS Online. (vi/owi)

Berita Terkait