ITS News

Jumat, 12 Agustus 2022
06 November 2018, 13:11

Bersama Haqquy, Menghafal Quran Kian Mudah

Oleh : itsmis | | Source : -

Reynata Tri Damayanti (kiri), Ahmad Nur Salim (tengah), dan Siti Aminatus Zehroh (kanan) berfoto ketika mendapat penghargaan di Gemastik 11

Kampus ITS, ITS News – Kreativitas adalah ciri khas mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kali ini, tercatat tiga mahasiswanya berhasil merancang aplikasi berbasis teknologi speech recognition yang ditujukan untuk mempermudah menghafal Al Quran. Karya yang diberi nama Haqquy ini sekaligus mengantarkan mereka menjadi second runner up dalam Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 11 di kategori pengembangan perangkat lunak, pada Sabtu (3/11) di Gedung Robotika ITS.

Tim yang beranggotakan Ahmad Nur Salim, Siti Aminatus Zehroh, dan Reynata Tri Damayanti menamakan dirinya Xcute. Salah satu anggota, Amina, mengungkapkan bahwa ide untuk merancang aplikasi ini berawal dari kurangnya ketersediaan pengajar untuk mengoreksi hafalan. “Ketika menghafal Al Quran, seorang santri harus menghadap ke ustadz, teman, atau orang tua terlebih dahulu. Tentunya metode ini memiliki keterbatasan, misalnya saja dalam hal ketersediaan pengajar yang tidak mungkin 24 jam,” tuturnya bersemangat.

Amina melanjutkan, Haqquy bekerja dengan teknologi speech recognition. “Sistem kerjanya, orang yang mau mengecek hafalan dipersilahkan untuk melafalkan ayat yang ingin dicek ke aplikasi Haqquy. Aplikasi akan merespon suara yang dilafalkan tersebut, dan mengubahnya dalam bentuk ke teks. Kemudian teks tersebut dicocokkan dengan teks yang sudah ada dalam database aplikasi untuk memutuskan ketika terjadi kesalahan pelafalan,” tutur mahasiswi Departemen Sistem Informasi ini.

Penggunaan Haqquy saat ini memang masih terbatas pada delapan surat Al Quran saja, namun ke depannya, Amina dan tim optimis untuk merampungkannya menjadi versi lengkap yang terdiri dari 30 juz Al Quran. Selain itu, tim XCute juga berencana untuk membantu program 10.000 Santri Tahfidz Quran yang tengah didengungkan pemerintah.

Di bawah Bimbingan Irmasari Hafidz S Kom M Sc, tim XCute berhasil mengamankan medali perunggu pada kategori pengembangan perangkat lunak dalam Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 11 di kategori pengembangan perangkat lunak, yang ditutup pada Sabtu (3/11) lalu. “Karena banyaknnya kendala, kami sebenarnya tak menyangka dapat membawa gelar juara. Oleh karena itu kami sangat bersyukur atas pencapain ini,” pungkas Amina. (id/qi)

User Interface Aplikasi Haqquy

Berita Terkait