ITS News

Rabu, 05 Agustus 2020
04 November 2018, 06:11

Aplikasi Rindang Hantarkan Mahasiswa ITS Jadi Jawara

Oleh : itsmis | | Source : -

Mahasiswa Departemen Teknik Industri ITS: Abdul Malik Sulaiman, Yan Arthur Yohanes, dan Sultan Naufal Malano yang berhasil menjadi juara pertama pada perlombaan Management Startup Challenge Expo Unair 2018

Kampus ITS, ITS News – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mencetak inovasi baru. Kali ini, inovasi tersebut datang dari tiga orang mahasiswa Departemen Teknik Industri. Adalah Abdul Malik Sulaiman, Yan Arthur Yohanes, dan Sultan Naufal Malano yang berhasil menjadi juara pertama pada perlombaan Management Startup Challenge Expo Unair 2018 dengan gagasan bisnis Rindang.

Arthur, anggota tim menjelaskan, gagasan bisnis Rindang mengedepankan aspek lingkungan di Indonesia. Menurut Arthur, salah satu masalah sosial di Indonesia yaitu masalah penghijauan dan para penjual tanaman. “Oleh sebab itu Rindang hadir sebagai jasa pemetaan, perawatan, serta perbaikan taman yang menghubungkan penjual dan pembeli,” jelasnya kepada ITS Online.

Arthur melanjutkan, visi dari gagasan bisnis ini sendiri adalah membantu Indonesia untuk meningkatkan kualitas lingkungan dengan penghijauan yang meliputi pembuatan, perawatan, perbaikan, serta penambahan tanaman. “Rindang secara tidak langsung juga ikut membantu kehidupan ekonomi para tukang tanaman di Indonesia,” kata Arthur.

Selain itu, pada ide bisnis ini Arthur menyisipkan tentang pentingnya penghijauan. Sebab, salah satu tujuan gagasan bisnis ini adalah jasa konsultasi penghijauan. “Apalagi di pulau jawa dengan indeks lingkungan hidup yang paling buruk yakni 54 persen. Dengan ini masyarakat akan lebih cinta terhadap lingkungan,” ujar mahasiswa angkatan 2017 ini.

Arthur menambahkan, gagasan bisnis ini jika diimplementasikan akan menjadi prospek yang sangat bagus di masa depan sebab kondisi lingkungan Indonesia yang kurang membaik. “Hadirnya Rindang juga dapat membantu perekonomian penjual tanaman,” tambahnya.

Untuk cara pendistribusiannya maupun penjualannya pun beragam, Arthur menuturkan memulainya dari cara offline dan online. Dalam proposal bisnisnya, Arthur dan tim berencana mendistribusikan aplikasi rindang di playstore. “Kami juga memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini guna mendukung suksesnya ide bisnis ini,” bebernya.

Di sisi lain, tersebarnya penjual di seluruh Indonesia lebih memudahkan gagasan bisnis ini untuk diimplementasikan. Arthur pun mengingatkan pentingnya penghijauan demi keberlangsungan hidup di masa mendatang. “Dengan penghijauan kita dapat menjaga lingkungan dari kerusakan,” pungkasnya. (qin/owi)

Berita Terkait