Keempat profesor tersebut adalah Toshio Hasegawa dari Saitama University Jepang, Prof Hadi Nur dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Prof Wei Nien Su asal National Taiwan University of Sciene and Technology (NTUST), dan Prof Mardi Santoso dari Departemen Kimia ITS sendiri.
Hasegawa merupakan pakar kimia organik. Dalam seminar, ia menjelaskan tentang analisa aroma dari bahan-bahan alami. Ia memberi penjelasan aroma dari material sederhana hingga kompleks. Selain ahli kimia organik, akademisi asal Jepang ini juga ahli dalam analisa aroma atau disebut fragrance chemistry.
Pemateri selanjutnya yaitu Hadi Nur. Ia membawakan materi tentang fungsi dari bahan. Ia juga membahas mengenai kanker tulang dan material penyembuhnya. Di awal presentasi, pria bertubuh tegap ini memberi gambaran tentang kampus tempatnya berbagi ilmu.
Begitu pula Wei Nien Su dan Mardi Santoso. Secara keseluruhan, pemateri membawakan penelitiannya yang berhubungan dengan lingkungan. Mengingat keadaan alam yang butuh dilestarikan dan kesesuaiannya dengan tema acara.
Prof Dr Ir Heru Setyawan M Eng yang membuka acara ini memberi salam hangat bagi pemateri dan peserta ISST 2017. Seminar Internasional yang sudah berlangsung tiga tahun berturut-turut ini dihadiri civitas akademika dari berbagai penjuru. Tidak hanya dari Indonesia, kolega negara tetangga pun hadir.
"Dengan adanya seminar ini, teknologi dan penelitian diharap mampu berkembang sehingga menebar kebermanfaatan," tutur Heru. ITS pun menyediakan banyak bidang serta memberikan fasilitas, utamanya dalam bidang kelautan sebagai ikon penelitian ITS. (nov/dza)
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan