"Banyak orang berfikir bahwa bidang ilmu mekatronika tak memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan," ujar Stephane memulai kuliahnya. Padahal, lanjut Stephane, ilmu mekatronika justru terus dituntut mendukung perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Dalam kehidupan sehari hari, manusia banyak memanfaatkan ilmu mekatronika. Ilmu yang merupakan sinergi antara teknik mesin, elektronika dan teknik komputer ini digunakan pada teknologi penerbangan, produksi 3D printing, pembuatan robot, dan sebagainya.
"Membuat robot tak hanya menggunakan ilmu elektrikal. Ada juga ilmu mekanikal yang sangat kompleks di dalamnya," terang pria yang juga bekerja sebagai ahli Aero-Vibro-Acoustic di Wave Six LLC Eropa ini.
Menurut Stephane, para mahasiswa sepantasnya mulai melirik aplikasi ilmu mekatronika. "Perkembangan industri akan mengarah pada manufaktur berbasis robot dan mekatronika. Karena itu, ilmu mekatronika akan sangat dibutuhkan di masa depan," pungkasnya.
Sebelum Stephane, Oliver Kermorgant, Associate Professor Ecole Centrale de Nantes juga pernah membawakan topik sistem sensor robot dengan sensor visual di Departemen Teknik Mesin. (efa/ven)
Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya untuk memperkuat internasionalisasi kampus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka pendaftaran
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta