Adalah Olivier Kermorgant, Associate Professor di Ecole Centrale de Nantes yang menjadi pembicara pada kuliah tamu siang itu. Dengan mengusung tema Sensor Based Robot Controls, Olivier menjelaskan mengenai sistem sensor robot yang menggunakan sensor visual seperti kamera.
Pria kelahiran 1981 ini memberikan contoh mengenai mobil yang dapat berjalan sendiri tanpa pengemudi. Mobil tersebut menggunakan sensor kamera di beberapa sisi mobil. Hal yang perlu diperhatikan lebih lanjut adalah bagaimana agar robot dan objek tidak bertabrakan.
Tak luput, proses pengolahan gambar juga dijelaskan. Kamera pada robot akan menganggap garis lurus di depannya menjadi titik acuan bagi pergerakan robot. Namun, berdasarkan beberapa tipe kamera, hal itu nyatanya menjadi persoalan lain.
"Kamera 360 derajat dan kamera konvensional biasa memiliki perbedaan dalam pegolahan gambar. Pasalnya, garis lurus di kamera konvensional menjadi garis lengkung di kamera 360 derajat," papar pria yang mendapat gelar doktornya pada tahun 2011.
Dalam merancang sebuah robot, Olivier juga mempertimbangkan kecepatan persendian robot dalam bergerak. Kecepatan visual robot, kata Olivier, menentukan kecepatan pergerakan persendian robot. Selain itu, kamera yang digunakan tidak harus memiliki kualitas yang baik.
Penelitiannya bahkan menggunakan webcam biasa. "Yang terpenting pencahayaan dari ruangan. Hal ini nantinya akan menentukan warna yang tertangkap pada sensor kamera," jelas Olivier. (bal/mis)
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan
Kampus ITS, ITS News — Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih juara 1 dalam mengembangkan kecerdasan buatan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan melalui Program Pengabdian