Tim Robotika ITS, tentu memiliki target tersendiri guna menghadapi KRI 2017. Membawa pulang delapan gelar di KRI tahun lalu, tak membuat tim robotika ITS berpuas diri. Persiapan yang matang sejak bulan Oktober 2016 dilakukan guna mendulang gelar lebih baik dari tahun sebelumnya.
"Target tahun ini, semoga kami dapat membawa nama ITS menjadi yang terbaik di ajang ini," ungkap Khairunnisa, manajer tim. Hal senada juga diungkapkan oleh anggota tim, Windy Deftia, ia menarget untuk membawa harum nama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di kancah nasional.
Guna menunjang hal tersebut, tim robotika ITS menurunkan mahasiswa yang memiliki pengalaman dalam seluk beluk Robotika. Sehingga, mampu merancang dan membangun robot yang berkemampuan juara.
Salah satunya adalah Edo Kusuma, anggota tim tahun kemarin yang menjadi supporting team Robot Abu. Dalam KRI 2017, Edo memainkan peran sebagai tim inti robot Abu. Selain itu, pengalaman Ichiro yang telah melalang buana ke negeri Tiongkok membuah hasil yang membanggakan.
Ichiro pun ditargetkan dapat melenggang ke babak final. Regenerasi inilah yang menjadi ujung tombak ITS guna tetap menduduki posisi teratas dalam kontes robot bergengsi ini. (bal/van)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan melalui Program Pengabdian
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus meneguhkan komitmennya dalam membangun tata kelola perguruan tinggi
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap mahasiswa yang terdampak bencana banjir
Kampus ITS, ITS News — Obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya, termasuk di Indonesia.