Pada KRSBI Humanoid Regional IV Kontes Robot Indonesia, Ichiro berhadapan dengan Eros pada putaran Final dengan Ichiro keluar sebagai juara dengan skor 2-1. "Pada masa kejayaan Eros, Ichiro pernah dikalahkan oleh eros dengan skor 10-0," ujar salah satu dewan juri.
Namun, pada tahun ini, Ichiro yang berhasil mewakili Indonesia pada ajang robot sepak bola internasional di Beijing tentu memiliki strategi tersendiri.
Pada babak pertama,kedua tim masih menyesuaikan kondisi robot dengan lapangan yang berumput. Sehingga, pergantian pemain masih sering terjadi diantara kedua tim. Hingga pertengahan babak pertama kedua tim masih belum memberikan serangan berarti.
Keheningan tanpa gol berakhir ketika tim Ichiro mengganti robotnya dengan robot yang seukuran pinggang orang dewasa. Robot tersebut dapat menambah daya gedor Ichiro ke gawang Eros. Terlihat beberapa tembakan yang masih melebar ke samping gawang.
Namun, sebelum turun minum babak pertama, Ichiro berhasil mencetak gol dari tengah lapangan dengan tendangan kaki kiri. Penonton pun bersorak sorai.
Pada babak kedua, serangan kedua tim tak kendur. Kesempatan datang untuk tim Eros. Berhasil melewati penjagaan Ichiro, Eros melenggang ke depan gawang, lalu melesatkan tembakan. Gol pertama Eros berhasil dicetak dengan baik sekali. Bahkan, penjaga gawang Ichiro tak berkutik guna menghadang serangan lawan.
Skor 1-1 untuk kedua tim, bertahan hingga turun minum. Pertandingan bak el classico tersebut berakhir dengan imbang. (bal/van)
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan
Kampus ITS, ITS News — Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih juara 1 dalam mengembangkan kecerdasan buatan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan melalui Program Pengabdian