Berlangsung selama dua hari sejak Sabtu (4/2), ILTC mengadu robot-robot dalam hal ketangkasan dan kecepatan dalam melewati garis lintasan. Perlombaan yang berlangsung di Gedung Robotika ITS ini memiliki dua kategori yaitu Line Tracer Analog dan Line Tracer Mikro.
ILTC diikuti oleh 145 tim. "Ada 109 tim analog dan 36 tim mikro," ungkap Edo Kesuma, penanggungjawab ILTC. Babak penyisihan dilakukan pada Sabtu (4/2). Sedangkan fase gugur dilakukan esoknya hingga didapatkan juara satu, dua, dan tiga.
Edo menjelaskan, persiapan lomba sendiri dimulai sejak Oktober lalu. "Kemudian publikasi dan membuka pendaftaran hingga akhir Januari," ujarnya. Setelah itu dilakukan persiapan untuk perlombaan pada hari-H pelaksanaan lomba.
Setelah melalui proses persiapan yang cukup panjang, ILTC pun masih mengalami beberapa kendala. Diantaranya dalam hal perancangan pertandingan.
Mahasiswa Departemen Teknik Fisika tersebut mengaku pembuatan rules adalah proses yang sulit. "Kami membuat rules yang tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mudah tapi juga harus menantang," jelasnya.
Berbicara mengenai tingkat kesulitan lintasan, Edo mengatakan bahwa lintasan tahun ini memiliki tingkat kesulitan lebih dari pada tahun sebelumnya. Meski demikian, Edo berharap agar adanya ILTC tahun ini tetap bisa menjaring seluruh siswa yang memiliki minat di bidang robotika.
"Mudah-mudahan lomba semacam ini bisa memberikan inspirasi bagi siswa terkait perkembangan teknologi berupa robot," pungkasnya. (id/hil)
Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya untuk memperkuat internasionalisasi kampus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka pendaftaran
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta