Roadshow yang bertajuk Fungsi NSPC dan Hubungan Industrial Pertamina dan ITS di Gedung SAC ITS tersebut ungkapkan ada masalah yang belum bisa diselesaikan dalam dunia kerja Indonesia, yaitu penggunaan insinyur yang masih dari luar negeri. "Pertamina sendiri masih menggunakan insinyur dari luar," ungkap Ketut.
Diakui oleh Ketut, pengambilan insinyur dari luar Indonesia, dikarenakan banyak insinyur Indonesia yang bekerja secara individu. "Seharusnya bekerja dalam tim," tuturnya.
Ketut menambahkan, mahasiswa harus mulai membanguna teamwork di dunia perkuliahan, karena kerja sama tim akan menunjukkan tingkat keberhasilan di dunia kerja.
"Meskipun saya orang teknik, saya juga belajar bahasa kontrak, supaya bias nyambung jika berbicara dengan orang dari latar belakang berbeda," terang Ketut.
Dirinya juga menambahkan, seorang insinyur harus kompeten dalam membangun teamwork, agar perusahaan dapat percaya dan puas dengan jebolan insinyur dalam negeri. "Saya berharap peluang untuk insinur-insiyur tidak lagi untuk luar Indonesia, namun dari insinyur Indonesia sendiri, terutama mahasiswa ITS di sini," harapnya. (id/oti)
Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya untuk memperkuat internasionalisasi kampus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka pendaftaran
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta