ITS News

Senin, 05 Januari 2026
21 November 2016, 15:11

Anak Jalanan juga Berhak Punya Masa Depan Gemilang

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Menggandeng Save Street Child Surabaya (SCCS), acara bersama anak jalanan itu dikemas dalam bakti sosial. Jika umumnya bakti sosial digelar dengan lebih mengedepankan materiil, kali ini HMTL berinovasi dengan memfokuskan kepada bentuk moril. ”Karena sebenarnya anak-anak itu lebih membutuhkan dukungan moril,” ujar Qurrata Laraiba Tidri, Kepala Departemen Sosial Masyarakat HMTL.

Sekitar 30 anak jalanan tersebut didorong untuk memiliki mimpi yang besar. Mereka terlihat antusias menulis cita-citanya dan menggantungkannya di pohon harapan. "Beragam yang ditulis, ada dokter, guru, polisi, bahkan juga ada yang bercita-bercita membahagiakan orang tuanya. Semoga cita-cita mereka suatu saat nanti dapat terwujud," ujar mahasiswi yang akrab disapa Oba itu mengamini.

Selain didorong untuk bermimpi, anak-anak juga diajak untuk membuat celengan berbahan botol plastik. Bentuknya pun beragam, mulai dari berbentuk kupu-kupu hingga pesawat. Tak hanya itu, botol plastik itu pun juga ditumpuk dan dihias menjadi bottle bin sebagai tempat sampah. "Harapannya mereka dapat menabung sejak dini dari uang yang mereka dapatkan selama ini," lanjutnya.

Mahasiswi asal Padang, Sumatera Barat itu berharap, kegiatan ini dapat benar-benar bermanfaat bagi anak-anak jalanan dan memberi inspirasi bagi mahasiswa. "Dengan ini kita lebih tahu bagaimana kehidupan dan kondisi mereka. Tak semua anak jalanan ini merasakan sekolah. Kami harap, kegiatan ini dapat memberikan ilmu serta pengalaman yang baik untuk meraka," harapnya.

Menurut Oba, mahasiswa perlu belajar nilai ketegaran dari anak jalanan. Anak jalanan, kata Oba, punya jiwa yang kuat dan mandiri. "Mereka kerja tak kenal lelah dari siang hingga malam. Mencari uang tanpa mengeluh. Seharusnya kita sebagai mahasiswa dapat lebih bersyukur," ucapnya mengakhiri perbincangan dengan ITS Online. (fai/mis)

Berita Terkait