Menurut Wahyu, kesalahan yang seringkali terjadi adalah masalah pemberkasan. Baik itu dalam segi kesiapan maupun segi kualitas. Misalnya saja paspor. "Banyak pendaftar yang belum memiliki paspor ketika mendaftar, padahal paspor itu krusial," ungkapnya kepada peserta talkshow yang diadakan oleh Departemen Matematika ini.
Selain paspor, Curriculum Vitae (CV) yang menjadi persyaratan biasanya juga kurang menarik. Wahyu mengungkapkan banyak mahasiswa yang cv-nya terkesan apa adanya. "Mereka tidak menyertakan hal pendukung agar pihak penyeleksi tertarik pada mereka," ungkap Study Abroad Progam Manager International Office ini.
Kesalahan berikutnya adalah kurangnya persiapan dalam tahap wawancara. Seringkali pendaftar masih belum siap dan minim pemahaman mengenai topik belajar di luar negeri. Selain itu, sikap ketika wawancara juga kurang baik dan terkadang belum menunjukan keseriusan untuk mengajukan diri.
Untuk itulah, Wahyu juga memberikan tips untuk mengantisipasi hal diatas. Tips pertama adalah mempersiapkan persyaratan dengan baik. Misalnya dalam pembuatan CV haruslah menunjukan keseriusan dalam mengikuti program. "Dokumen merupakan kunci pertama untuk bisa ke tahap seleksi berikutnya," tegasnya.
Selain hal tersebut, diperlukan juga persiapkan diri yang baik. Tak cukup dengan memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi, peserta juga harus mempersiapkan softskill. "Jangan hanya belajar, persiapkan juga portofolio," tuturnya.
Di akhir, Wahyu berpesan untuk setiap mahasiswa ITS agar memanfaatkan program study abroad di ITS dengan baik. Juga, untuk lebih proaktif dalam mencari informasi. "Buat target, perkaya diri dengan ilmu, bangun IPK, dan asah softskill kalian," tutup alumni teknik sipil ITS tersebut. (io12/gol)
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan
Kampus ITS, ITS News — Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih juara 1 dalam mengembangkan kecerdasan buatan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan melalui Program Pengabdian