ITS News

Minggu, 31 Mei 2020
02 Oktober 2016, 20:10

Baru, Marching Band ITS Target Banyak Anggota

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Sebelum menjadi UKM, Marching Band yang dirintis oleh Jurusan Teknik Elektro ini masih berstatus Badan Semi Otonom (BSO). Pendirian klub ini, ungkap Budiman, yakni atas dasar keinginan mantan Ketua Jurusan Teknik Elektro Dr Tri Arief Sardjono ST MT.

"Beliau mikir kenapa setiap perayaan dies natalis, ITS selalu memanggil marching band dari luar. Akhirnya lahirlah VSNMC di Teknik Elektro pada tahun 2014 lalu," jelasnya.

Dikatakan Budiman, untuk menjadi sebuah UKM hanya membutuhkan syarat minimal anggota 15 orang dan wajib mengikuti forum yang diadakan oleh LMB ITS. Namun, sampai saat ini, akunya, VSNMC masih belum memiliki ruang sekretariat untuk penyimpanan alat-alat yang besar.

"Markas kita masih di Jurusan Teknik Elektro, dan kondisinya sudah tidak memungkinkan. Terlebih dalam waktu dekat akan ada alat-alat baru yang datang," ujarnya.

Kendati masih terbilang baru, namun VSNMC sudah mengambil banyak peran dalam membawa wajah ITS di luar. Sering tampil di berbagai perayaan hingga ajang berskala internasional seperti Jember Open marching Competition (JOMC) yang baru saja digelar September lalu.

"Tahun lalu juga ikut dan sudah lebih berkembang. Kalau dulu cuma ikut satu cabang lomba, kali ini kita ikut dua dan dua-duanya lolos babak penyisihan," terangnya.

Meski begitu, VSNMC mengaku masih harus terus belajar guna bersaing dengan marching band lain. Evaluasinya, beber Budiman, VSNMC sendiri sering kekurangan anggota. Parahnya lagi, sambungnya, saat di Jember, official-nya hanya ada satu orang.

"Anggota kita sekarang ada 30 termasuk pemain, otomatis kita kekurangan tenaga di samping minimnya persiapan yang hanya 2 bulan. Target kita ada 100 lebih anggota baru dari UKM Expo 2016 ini," jelas mahasiwa Teknik Elektro ini.

Untuk menjadi bagian dari marching band satu-satunya di ITS ini, Budiman mengatakan, mahasiswa tidak harus memiliki pengalaman sebelumnya. Sebab, calon anggota akan belajar dari nol tentang seluk beluk marching band. "Kita ajarkan dasarnya bagaimana. Nanti, setelah dianggap cukup, akan kita atur sesuai kemampuannya," tutur alumni SMAN 14 Jakarta ini. (owi/pus)

Berita Terkait