Diiringi riuh tepuk tangan, Joni memberikan selamat kepada para maba. "Tidak semua lulusan SMA bisa berkuliah di ITS, salah satu perguruan tinggi terbaik di negeri ini. Apa yang ada di depan mata hendak kalian syukuri dan dimanfaatkan dengan baik," katanya.
Dalam pidatonya, Joni menyebutkan bahwa ITS tidak hanya mencetak sarjana yang pintar, namun juga mendorong mereka menjadi manusia yang berakhlak dan berintegritas. "Kami ingin mencetak sarjana yang sadar menjadi agen bangsa, yang dapat mengantar Indonesia menjadi negara yang bermartabat," ujarnya.
Dengan menggebu, ia lalu menegaskan pesannya agar mahasiswa senantiasa memiliki cita-cita yang tinggi. "Karena dengan memiliki mimpi, manusia bisa memungkinkan sesuatu yang tidak mungkin," tuturnya.
Pria kelahiran Bandung itu lantas berujar akan memberikan penghargaan kepada tim Pimnas serta Mahasiswa Berprestasi (mawapres) ITS dalam kegiatan yang dihelat di Grha Sepuluh Nopember tersebut. "Mereka adalah senior-senior kalian yang berani bermimpi tinggi," kata Joni.
Dalam kesempatan itu pula, ITS mendeklarasikan diri menjadi World Class University (WCO). Sebagai pelengkap, Joni turut mengundang Prof Dr Ir W Verstraete, promotornya kala studi di University of Ghent, Belgia. "Saya ingin saudara-saudara memiliki contoh yang sama. Hargai guru kalian," ucapnya.
Sebagai tanda pengukuhan maba, Joni secara simbolis memakaikan jas almamater kepada enam mahasiswa baru. Enam orang tersebut mewakili mahasiswa di tingkat diploma, sarjana, master, serta doktoral. (sva/pus)
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan
Kampus ITS, ITS News — Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih juara 1 dalam mengembangkan kecerdasan buatan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan melalui Program Pengabdian