Sejak awal musik diputar, V1Rose telah berhasil mengikuti alunan musik dengan gerakan tubuhnya yang elok. Berbalut kostum tradisional Betawi, dua robot V1Rose bersaing sengit dengan tim dari Politeknik Negeri Ujung Pandang.
Keduanya mampu menggerakkan tubuh besinya sesuai musik, bahkan juga maju sedikit demi sedikit melewati panggung pentas. Namun saat melangkah maju, robot tim dari Ujung Pandang sempat terhenti dan terjatuh.
Sedangkan robot humanoid ITS terus melaju dengan lancar. Meski begitu, V1Rose sempat terhenti ketika berusaha memutar badannya. Seketika itu, tim Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) ITS segera tergopoh membenarkan posisi V1Rose.
Menariknya, saat musik berhenti pun V1Rose langsung menghentikan gerakannya yang membuat tim ITS semakin optimis dengan nasib robot mini ini. Pasalnya, banyak robot sebelumnya yang tidak dapat berhenti ketika musik berhenti dan sulit bergerak ketika musik dimulai lagi.
Hal ini baik karena dari sisi koordinasi gerakan hingga kostum V1Rose sudah memenuhi tantangan demi tantangan yang diberikan. "Sekarang berdoa saja supaya tim ITS bisa membawa pulang gelar juara," pungkasnya. (gol/guh)
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai
Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya untuk memperkuat internasionalisasi kampus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka pendaftaran
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)