Widyo mengungkapkan, pemenang kompetisi yang diadakan oleh Kemenristekdikti ini akan segera berangkat menuju kompetisi robot Internasional di Jerman dan Thailand. Kompetisi di Thailand yakni Robocon dengan kategori robot Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI) atau kategori ABU Robocon.
Untuk itulah ITS menaruh konsentrasi besar kepada tim berbasis transfer energy ini. Meski begitu, Muhammad Ainur Fahad, bagian hubungan masyarakat tim Robotika ITS mengungkapkan, ITS sudah dipastikan akan berangkat ke Jerman dan Universitas Trinity.
Semua keberangkatan ini dibiayai dan didukung oleh Dikti. Fahad mengungkapkan, di tahun sebelumnya, tim Eros dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kategori KRSBI telah mewakili Indonesia di Jerman. Sehingga tak heran jika kini tim Ichiro ITS ganti mencicipi atmosfer kompetisi internasional.
Sementara itu, Widyo mengungkapkan Indonesia sebenarnya sudah mampu untuk membuat teknologi robot. Kompetisi KRI ini adalah wadah sebagai pembuktian bahwa teknologi putra putri Indonesia tidak kalah dari teknologi dari luar negeri.
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai