Meski berhasil memenangkan pertandingan, robot yang mengunggulkan efisiensi energi terbarukan ini sempat macet di awal pertandingan. Hal ini karena kendala transfer energi oleh Robot Hybrid ke Robot Eco. Robot Eco tidak bisa berjalan selama beberapa waktu, namun hambatan segera dapat diselesaikan dan Robot Hybrid dapat melaju melalui lintasan dan menaiki tiang.
Pertandingan dimenangkan secara telak setelah Robot Hybrid berhasil memasang propeler setelah menaiki tiang lintasan dan menyelesaikan chai-yo. Sementara itu, Tim Arcasa dari Sanata Dharma tidak dapat menyelesaikan sehingga hasil pertandingan pun berakhir dengan skor akhir 60:5 dengan ITS sebagai pemenang.
Meski demikian, ITS belum bisa berpuas diri. Pasalnya, tim RI-NHA harus berhati-hati karena memiliki pesaing berat yaitu robot PENSAE milik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Hal ini karena tim PENSAE berhasil menendang keluar tim Garuda Go dari Institut Teknologi Bandung (ITB) hanya dalam waktu 27 detik. (gol/pus)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai