Computer Based Test (CBT) yang baru pertama kali digelar ini tidak banyak mengalami kendala berarti. Menurut sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Hubungan Alumni (LP2KHA) ITS, Dr Eng Siti Machmudah ST, hal tersebut lantaran ITS telah menyiapkannya dengan matang. "Komputer sudah dicek oleh pusat, bahkan baru dua minggu lalu dicek ulang," tambahnya.
Di Surabaya, proses seleksi menggunakan CBT hanya dilaksanakan di tiga Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yakni ITS, Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan menyediakan jumlah kursi sebanyak 180 peserta.
"Menristekdikti mempunyai standar khusus bagi universitas yang ingin menggelar CBT, salah satunya komputer dan server harus berseberangan dan terletak di satu lantai. Hal ini yang belum menjadi kesiapan banyak pihak," tuturnya.
Di ITS sendiri hanya terdapat 60 peserta yang menggunakan CBT . "Untuk selanjutnya, kami ingin ITS menambah jumlah kursi untuk CBT, karena ini sangat bermanfaat untuk menghindari kecurangan," tutur wanita asal Jombang tersebut. (fai/pus)
Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya untuk memperkuat internasionalisasi kampus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka pendaftaran
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta