ITS News

Jumat, 18 Oktober 2019
13 Mei 2016, 10:05

Pulangkan Tulang Tentara Jepang, Nuh Terima Penghargaan

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Pemerintah Jepang mengangap pemulangan tulang belulang tentara Jepang ini sebagai jasa yang luar biasa. Selama ini Pemerintah Jepang mengalami kesulitan untuk memulangkan tulang belulang itu ke Jepang. 

Hal itu terjadi karena tulang belulang tersebut dianggap sebagai benda cagar budaya oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco). 
Ketika menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nuh mencoba menggunakan pendekatan berbeda. "Tidak seperti pemerintah Jepang, pemerintah Indonesia menganggap tulang belulang itu bukan hal yang begitu berharga," ungkap Nuh.
Akhirnya, Nuh mencoba berkonsultasi ke Unesco . Nuh menjelaskan kepada Unesco bahwa tulang-tulang itu bukan bagian dari cagar budaya, melainkan urusan kemanusiaan dan hubungan baik antar negara. 
Pihak Unesco pun menerima usulan itu. "Akhirnya tulang tentara Jepang itu bisa pulang ke negerinya," jelasnya. Nuh mengaku, penghargaan kepada dirinya dalam upaya pemulangan tulang ini cukup tak biasa. Namun dia memandang positif hal tersebut. 
Baginya, Pemerintah Jepang ingin menunjukkan penghargaan yang sangat besar kepada nenek moyangnya, yakni dengan memulangkan jasad mereka ke tanah airnya. "Meskipun yang tersisa hanya tulang belulang," pungkasnya. (gol/hil)

Berita Terkait