Di berbagai negara maju yang pernah dikunjunginya, Surya mengungkapkan museum merupakan salah satu daya tarik kunjungan wisata. Namun di Indonesia, museum seolah hanya menjadi gudang penyimpanan barang bersejarah. "Sepi pengunjung dan sepi perhatian dari pemerintah," ungkap dosen Jurusan Teknik Multimedia dan Jaringan (TMJ) ini.
Menurut pria yang menyelesaikan gelar doktornya tahun 2011 ini, generasi sekarang adalah generasi digital native (pribumi digital, red). Dunia tersebut merupakan percampuran antara dunia nyata, dengan dunia virtual yang merupakan dunia perwujudan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Misalnya berbagai media sosial, Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR).
Buktinya, berbagai film animasi fiksi virtual dengan perwujudan seolah nyata seperti The Avengers, The Hobbit dan Harry Potter diterima sebagai sajian yang amat menarik bagi generasi saat ini. Menurut dosen yang juga mengajar di Pascasarjana Teknik elektro ini, gejala tersebut merupakan fenomena umum yang tidak dapat dihindarkan.
"Bahkan, para peneliti dapat memanfaatkan fenomena ini dengan membawa pribumi digital ini kembali mencintai museum dan mengembalikan fungsi museum sebagai jendela peradaban," pungkasnya. (gol/guh)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai