Dr Peter Yohannes Manoppo SpB, Ketua GNI Regional Jawa Timur mengungkapkan kebanggaannya dengan demam eco campus di ITS. Terlebih, kampus perjuangan menjadikan hal itu sebagai salah satu visi kampus. "Maka dari itu, program perdana kepengurusan kami, dilaksanakan di ITS sebagai bentuk penghargaan sebagai mitra kehormatan," papar Peter usai program dilaksanakan.
Ia mengatakan kegiatan ini juga didesain layaknya konsep green living seperti melakukan aktivitas bersepeda dan penanaman pohon trembesi, tanjung, mahoni dan lain sebagainya. Bahkan, menu santap siang yang disajikan didominasi oleh makanan produk nabati dan juga menggunakan alat makan yang ramah lingkungan. ”Tidak ada kertas, tisu, plastik dan lain sebagainya, ini dinamakan green lunch,” jelasnya.
Menurutnya, program perdana kali ini memang ditujukan untuk menjalankan fungsi edukasi dimana kerja sama GNI dengan ITS terdiri atas program edukasi, pengkajian dan penelitian. "Tak hanya mahasiswa, karyawan, dosen, dan masyarakat sekitar lingkungan ITS juga kami undang untuk menerapkan prinsip green living," ungkap pria yang berprofesi sebagai dokter bedah ini.
Lebih lanjut, ia menjelaskan program penelitian dan pengkajian tentunya akan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk melontarkan ide kreatifnya setelah pakta kerja sama disahkan kedua pihak. "Kita fasilitasi Jurusan Biologi ITS untuk meneliti pohon trembisi, kemiri sunan, dan bambu. Seperti apa daya rindang, kekuatan, dan kebutuhan airnya," ujar Peter. (riz/man)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai