Lebih dari 100 tim dari berbagai macam negara berkumpul dalam ajang SEM di Manila, Filipina guna berkompetisi dalam menciptakan inovasi mobil hemat energi. Sebelum turun ke arena setiap mobil harus melewati 10 poin Technical Inspection.
"Pada kamis kemarin, Nogogeni belum lulus tiga poin namun itu bukan kendala yang berarti karena dihari berikutnya kami menyelesaikan semuanya," ujar Bhima Putra, Manajer umum.
Menurut Bhima, setiap harinya Nogogeni akan dijadwalkan perlombaan untuk dua kelas yakni urban dan prototipe. "Nah, sorenya ketika jumat, kami sebenarnya menargetkan untuk race namun karena sempat mengalami kendala akhirnya diundur dan jatuhlah di minggu kami balapan," ungkapnya.
Lanjut Bhima, kendala yang dihadapi tim antara lain, adaptasi penggunaan bahasa, batas waktu dari pihak panitia dan terbatasnya waktu balapan. Meski sempat mengalami kendala, pria kelahiran Bandung ini mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru. "Seru sekali disini kami Nogogeni ITS Team 1 bertemu dengan orang-orang baru, banyak ilmu baru, kami juga mendapat saran yang membangun," pungkasnya. (ifa/van)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai