Mulai pukul 03.00 hingga 04.15, dua bus ITS telah siap menunggu mahasiwa untuk berangkat ke Masjid Manarul Ilmi (MMI). Bus pertama bertugas mengangkut mahasiswa dari Asrama ITS ke MMI. Sedangkan bus lainnya membantu mobilisasi mahasiswa di jalur perumahan dosen ITS blok U- blok T-MMI.
Penyediaan bus ini diadakan untuk mempercepat pergerakan mahasiswa ITS yang akan mengikuti shalat subuh berjamaah. Memang kalangan mahasiswa baru diminta untuk meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor, "Sehingga banyak mahasiswa yang akhirnya berjalan kaki," ujar Agus Purnomo, Bendahara Umum Jammah Masjid Manarul Ilmi (JMMI) ITS.
Seperti diketahui, shalat Shubuh memang memiliki rentang waktu yang sangat pendek. Bahkan, jarak adzan dengan iqomah shalat umumnya hanya berjarak sepuluh menit, sehingga jika berjalan kaki, ditakutkan banyak mahasiswa yang akan terlambat. "Untuk itulah JMMI dan Sarana Prasarana ITS bekerjasama menghadirkan bus ITS ini," terang Agus, sapaan akrabnya.
Namun, lanjutnya, karena banyaknya mahasiswa yang menghadiri acara ini, penumpang bus menjadi sangat padat. Penumpang pun banyak yang harus berdiri dan berhimpit-himpitan. Meski begitu, mahasiswa yang sebagian besar adalah mahasiswa baru ini terlihat antusias menjalani pengalaman baru di kampus ITS ini.
Tak hanya bus, pihak JMMI juga menyediakan sarapan gratis untuk jamaah shalat shubuh. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 4650 sarapan ludes dilahap oleh jamaah. Tak ayal, pihak JMMI pun harus menambah jatah sarapan sebanyak 200 bungkus untuk memenuhi kebutuhan para jamaah. "Karena jamaah bukan hanya mahasiswa saja, namun juga karyawan, dosen dan masyarakat sekitar," jelas mahasiswa angkatan 2012 ini.
Didukung Penuh Rektor ITS
Selain pihak ITS, Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MSCEs PhD pun juga memperlihatkan dukungan yang sangat besar dalam kegiatan ini. Joni tak ragu-ragu untuk meminjamkan kunci rumah dinasnya di ITS untuk menjadi tempat menginap mahasiswa yang rumahnya jauh. "Tidak ada alasan bagi mahasiswa untuk tidak mengikuti kegiatan ini," tegas pria yang akrab disapa Joni ini.
Di akhir, Joni juga menyarankan agar mahasiswa ITS tidak berorientasi hanya pada kuliah demi mendapat ijazah dan pekerjaan saja. "Kematangan religius juga harus dipupuk sejak dini," pungkasnya. (gol/man)
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan