Banyaknya kendala yang dihadapi 1-INA membuat robot pemadam api milik ITS ini tidak mampu beroperasi dengan baik. Sedari putaran pertama hingga ketiga pun, terdapat permasalahan yang tidak terpecahkan.
Dimulai dari kesulitan 1-INA mengenali warna dinding, terhalang furnitur, tidak dapat memadamkan api, hingga sama sekali tidak mampu untuk bergerak. Definisi bergerak disini yakni 1-INA tidak mampu keluar dari zona gerak awalnya. Ia hanya berputar-putar sambil mendeteksi pintu keluar, namun hasilnya nihil.
Tim yang menjadi lawan, Mahakam 3.1 dari Sekolah Tinggi Ilmu Dinamika Bangsa, juga bernasib sama. Jangankan bisa memadamkan api, untuk bergerak dan keluar mencari titik api saja tidak mampu. Hingga waktu yang disediakan habis, ia juga gagal.
Diakui Rusyadi Wihardi, setelah diteliti ada komponen yang mengacaukan sistem dari 1-INA. Robot yang diharapkan bisa membawa kemenangan bagi ITS, tambahnya, tidak bekerja dengan baik "Tahun depan akan dikembangkan lebih lanjut lagi," katanya. (owi/ady)
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan