Ronny Mardiyanto ST MT PhD penanggung jawab ISITIA menjelaskan 170 paper dari seluruh dunia telah diajukan dalam kompetisi ini sejak awal Januari lalu. "Selanjutnya, kami merangkingkan 82 paperberdasarkan kontennya, mengandung keilmuan baru dan memberikan manfaat besar atau tidak," jelas dosen Jurusan Teknik Elektro ini.
Tim reviewer pun dilakukan oleh 150 orang di seluruh dunia yang berkompeten dibidangnya dan bertugas untuk memilah paper untukselanjutnya diproses dan diajukan ke IEEE. "Baru tahun ini kami bekerjasama dengan IEEE, disinilah kami beranikan diri mengajukan 82 paper terpilih untuk dijadikan jurnal berkualitas dan sumber untuk para peneliti di dunia mendapatkan pengetahuan teknologi terbaru," papar Ronny, dosen lulusan Jepang ini.
Dari 82 paper terpilih, tiga karya penelitian terbaik pun diraih oleh peneliti Indonesia. Pertama yakni I Gede Pasek, dosen Universitas Mataram dengan topik Artificial Intelligent. Tak kalah, dua best paper lainnya pun diraih mahasiswa JTE ITS. Peter Chondro dengan topik Control System and Robotic dan Nada Fitrieyatul mengangkat tema Electronics and Biomedical Engineering.
Tak hanya itu, ISITIA turut mengundang keynote speaker dari beberapa akademisi perguruan tinggidi dunia seperti dari Jepang dan Taiwan. Menurut Ronny, selain untuk melakukan kerjasama tingkat internasional, acara ini juga digelar untuk meningkatkan branding JTE dalam lingkup internasional. Pasalnya, dalam acara tersebut turut dipamerkan beberapa riset mahasiswa JTE ITS. (riz/sha)
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan