Robot pintar menari andalan tim ITS ini sempat mengalami kendala saat babak pra-perempat final. Kendala tersebut berupa keseimbangan gerakan tarian yang kerap membuat robot satu ini melakukan retry beberapa kali. Ditambah lagi, kesalahan pada program tidak berjalan sesuai dengan yang diinginkan juga menghambat gerakan gemulai Vi-Rose.
Alhasil, melihat kendala ini, Vi-Rose ITS pun menyusun strategi ulang dengan sedikit mengubah gerakan yang membuat jatuh. Sehingga, hal tersebut mengurangi poin nilai retry yang dilakukan Vi-Rose ITS pada saat memasuki babak perempat final.
Setelah memasuki babak tersebut, penilaian pun berubah menjadi klasemen berdasarkan nilai yang didapat peserta. Vi-Rose ITS kembali beraksi melenggokan tubuhnya di hadapan juri dengan sangat mulus tanpa melakukan retry.
Di akhir acara, Vi-Rose diumumkan sebagai pemenang peringkat tiga pada kejuaraan KRSI tingkat regional. Dimas Arif Rahman K, ketua tim Vi-Rose mengakui KRSI tahun ini jauh lebih sulit daripada tahun sebelumnya. Pasalnya, jika dulu dua robot menarikan tarian yang sama yaitu tarian bali. Kini, dua robot diharuskan menari dengan tarian yang berbeda. ”Apalagi, tahun ini adalah tarian bambangan cakil yang lumayan sulit,” ujarnya.
Meski susah, hal itu tak menyurutkan Vi-Rose ITS menunjukkan kepiawaiannya dalam menari hingga menjadi juara ketiga. Dimas pun optimis untuk membawa Vi-Rose ITS memenangkan KRSI Nasional nanti. Menurutnya, KRSI adalah salah satu cara untuk melestarikan budaya tari tradisional dengan robot kecil. ”Optimis menang tentunya dengan menyusun strategi ulang agar tidak terjadi kendala,” tutupnya. (van/ady)
Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya untuk memperkuat internasionalisasi kampus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka pendaftaran
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta