Saat pelaksanaan kompetisi ini, imbuhnya, terjadi beberapa kendala. Yaitu, tidak adanya UKM tenis meja di ITS. Alhasil, cabor ini pun hanya mengadakan kompetisi tunggal putra saja. Walaupun demikian, diakui Haikal, kategori tunggal putra ini merupakan kategori yang banyak pesertanya, jika dibandingkan dengan cabor lain.
Haikal merinci, total 37 peserta yang merupakan delegasi dari setiap jurusan, tersisih di hari pertama. Sehingga menyisakan 12 peserta di babak final pada hari kedua. Hingga akhirnya, dari 12 peserta menyisakan empat juara.
Posisi pertama direbut oleh Jurusan Geofisika, Achmad Mudhofar. Sedangkan, posisi kedua dari Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Rezky Dwi. Untuk juara ketiga dan keempat diraih oleh Jurusan Teknik Perkapalan, Freesky Marvel Anugrah dan Abdullah Azam. ”Bibit inilah yang nantinya diharapkan mampu membuat UKM Tenis Meja di ITS,” ungkap Haikal.
Di akhir, Haikal berharap, para pemenang dapat menjadi juara di tingkat nasional mewakili Jawa Timur. "Harapannya, merekalah yang bakal menjadi juara di tingkat nasional," pungkasnya. (riz/ady)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai