Dalam pidatonya, Yogi kembali mengungkapkan berbagai prestasi yang telah dicapai ITS dalam skala nasional maupun internasional. "Pada saat ini, pencapain kita telah mencapai 84,2 persen dari target yang diinginkan," ujar Yogi.
Dalam pidatonya, Yogi juga turut menyinggung Asean Economy Community (AEC) mendatang. Oleh karena itu, Yogi menjelaskan pentingnya kualitas sumber daya manusia. "Wisudawan ke-111 kali ini merupakan hasil dari proses peningkatan sumber daya manusia," tambahnya.
Lebih lanjut, Yogi mengklaim, mahasiswa ITS telah terbentuk untuk tidak serta merta mencari pekerjaan, tetapi juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan. "Di masa yang akan datang, kompleksitas sosial semakin muncul dengan tuntutan pemerataan kesejahteraan akan menjadi prioritas utama," ujar Yogi.
Ada beberapa pesan yang disampaikan Yogi dalam pidatonya. Pertama, peningkatan iman dan taqwa kepada yang Maha Kuasa senantiasa dibutuhkan untuk pencarian IPTEK yang bermanfaat bagi sesama. "Implikasi dari tingkat keimanan dan ketaqwaan adalah seperti kejujuran, anti korupsi, keamanahan, martabat, dan lain sebagainya," ungkap Yogi.
Kedua, sebagai calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang, wisudawan dihimbau untuk terus meningkatkan diri dalam segala aspek kehidupan. "Salah satu ciri pemimpin yang baik adalah menganggap hidupnya sebagai proses pembelajaran yang tiada henti," ujar Yogi.
Terakhir, Yogi mengungkapkan bahwa ITS senantiasa berupaya keras untuk maju. "Oleh karena itu, percayalah, tidak ada alasan apapun untuk kalah dalam menghadapi berbagai persaingan," tutur Yogi kepada para wisudawan. (oti/ady)
Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya untuk memperkuat internasionalisasi kampus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka pendaftaran
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta