Setelah menerima beberapa aspek evaluasi selama satu tahun ke belakang, hal tersebut lantas menjadi rujukan dalam pembuatan program kerja (proker) setiap unit. Nantinya, hal tersebut akan dijadikan salah satu acuan dalam pembuatan kalender akademik ITS tahun 2015.
Dalam pelaksanaanya, beragam proker disampaikan oleh para perwakilan unit. Seperti halnya yang diutarakan oleh Drs Taufik Hidayat MT. Menurutnya, satu hal krusial yang ingin diwujudkan adalah pendirian Fakultas Desain Industri kreatif (FDIK) yang akan menaungi jurusannya kelak. "Sudah banyak yang bertanya kepada saya, siapa sih dekannya?" ujar Ketua Jurusan Desain Produk Industri (Despro) ini menirukan.
Bahasan yang juga turut menemani jalannya raker adalah mengenai keluhan kurangnya pasokan listrik yang sering dialami kampus ITS. Bukan hanya pada frekuensinya saja tetapi juga durasi yang relatif lama sehingga tak jarang mengganggu aktivitas perkuliahan. Sekretaris Jurusan Despro ITS Sabar SE MSi mengatakan, para pemangku kepentingan ITS seharusnya mampu menangani permasalahan ini. ”Seiring bertambahnya infrastruktur, tentu kebutuhan akan listrik juga akan bertambah banyak, perlu diantisipasi,” ujarnya.
Selain itu, turut disinggung beberapa hal lain, seperti pengembangan laboratorium, kurikulum, infrastruktur, dan internasionalisasi ITS satu tahun ke depan. Drs Tri Budi Utama MSM, Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan & Perencanaan ITS mengatakan tujuan dari raker ini adalah untuk mengukur ketercapaian kampus menuju Universitas Riset Bereputasi Internasional (URBI). Seperti diketahui, target internasionalisasi di setiap jurusan menjadi program jangka panjang yang melibatkan seluruh elemen institut "Kemudian, ada juga program pencanangan kelas bahasa Inggris bagi dosen dan karyawan yang akan mempermudah proses internasionalisasi." paparnya.
Di akhir, ia menyebutkan hajatan tahunan ini akan menghasilkan output berupa proker guna memenuhi Key Performance Indicator (KPI). Penggunaan KPI sendiri diyakininya bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan instansi mewujudkan target yang telah ditetapkan. Dimana nantinya akan memudahkan evaluasi dan pencapaian target. "Berawal dari KPI institut, lalu diuraikan ke KPI fakultas hingga ke KPI jurusan masing-masing selaku pelaku utama yang menerapkannya," tutup Tri. (owi/man)
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai
Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya untuk memperkuat internasionalisasi kampus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka pendaftaran