Keempat Bacarek yang menyampaikan gagasannya adalah Dr Enny Zulaika MP dari Jurusan Biologi dan Prof Ir Budi Santosa MS PhD dari Jurusan Teknik Industri. Selanjutnya Prof Drs Nur Iriawan MIKom PhD dari Jurusan Statistika, dan Prof Ir Daniel M Rosyid PhD MRINA dari Jurusan Teknik Kelautan.
Dalam kesempatan tersebut, keempat Bacarek diberikan waktu masing-masing 25 menit untuk menjelaskan visi misinya. Selama kurang lebih 4 jam para dosen, karyawan, dan mahasiswa ITS menyimak pemaparan program kerja dari masing-masing Bacarek. Tak hayal jika Gedung Pascasarjana dipenuhi antusiasme peserta.
Dari seluruh pemaparan yang telah disampaikan oleh keempat Bacarek, sivitas ITS tentu memiliki penilaian pada masing-masing kandidat. Salah satunya Dyah Santhi Dewi ST M Eng SC. Ia berpendapat bahwa keempat Bacarek memiliki keunikan tersendiri terhadap isu yang ditawarkan. "Yang pertama Bu Enny, beliau sempat menyinggung tentang isu gender. ITS juga punya kesempatan untuk punya rektor perempuan pertama," tutur Dyah.
Selanjutnya dosen Jurusan Teknik Industri ini juga melakukan penilaian pada 3 Bacarek lainnya, untuk Prof Ir Budi Santosa MS PhD ia menilai bacarek tersebut lebih berbicara pada teknis dan implementasi program kerjanya untuk menjadikan ITS internationally recognized. "Kalau Pak Nur Iriawan, beliau terlihat memang sangat paham dengan isu PTNBH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum, red) dan fokus pada hal itu," nilai Dyah. Sedangkan Prof Daniel M Rosyid PhD MRINA, dinilainya ingin memajukan ITS dengan fokus maritim. Dinilai Dyah, acara Temu Kenal ini kurang pada hal kontrol audience, sehingga riuh rendah audience memecah konsentrasi.
Tak hanya Dyah, Ayu Nur Wulandari, mahasiswa Jurusan Statistika turut mengemukakan pendapatnya. "Kita tahu sekarang ITS sudah berstatus PTNBH, nah harapannya untuk rektor terpilih, UKT ITS jangan sampai naik," ujar mahasiswa angkatan 2012 tersebut.
Sedangkan mengenai keseluruhan acara, Ayu berpendapat bahwa Temu Kenal Bacarek ini kurang dalam hal publikasi, sehingga yang datang mayoritas dari jurusan asal masing-masing Bacarek. "Seharusnya semua jurusan tahu dan bisa turut mendapat informasi tentang program kerja Bacarek," ungkapnya. (o5/guh)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai