Bertempat di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), kegiatan tersebut resmi dibuka pada Selasa (18/11). Natya Bestari, Humas MC menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan pelatihan pada calon peserta IMC yang akan berlaga di tahun 2015 mendatang. ”Kalau orang yang masih awam kan belum bisa, karena itu ada training dulu,” terangnya.
Pelatihan tersebut akan digelar selama lima hari sejak Selasa (18/11). Di hari pertama, para peserta diajak berkeliling ke galangan PT Dok Perkapalan Surabaya (DPS) dan Pangkalan TNI Armada Timur. Selain itu juga diberikan materi tentang IMC oleh Reza Furqon selaku Wakil Ketua IMC dan materi kemaritiman oleh Prof Daniel M Rosyid PhD MRINA, dosen Jurusan Teknik Kelautan ITS.
Selama lima hari, terdapat dua hal penting yang diajarkan, yaitu tentang boatbuilding dan seamanship. Boatbuilding merupakan cara pembuatan kapal. Sedangkan seamanship lebih condong pada kemahiran kelautan. ”Seperti cara menggunakan layar dayung, navigasi, tali temali, dan lain-lain,” ujar mahasiswa Jurusan Teknik Sistem Perkapalan tersebut.
Sebanyak 37 orang turut berpartisipasi dalam acara tersebut. Mereka berasal dari universitas-universitas seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Poleteknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS), Politeknik Negeri madura (Poltera), dan lain-lain.
Dengan adanya acara tersebut, tentunya para peserta akan lebih memahami seputar cara pembuatan kapal dan juga cara berlayarnya. Sehingga saat kompetisi IMC berjalan, mereka benar-benar sudah siap mengikutinya.
Sejatinya, IMC merupakan hasil adopsi dari acara Internasional dua tahunan yang sering diikuti oleh MC, yaitu Atlantic Challenge International. Namun, IMC lebih dititik beratkan pada perlombaan seamanship. Sedangkan boatbuilding hanya diberikan saat pelatihannya saja. Selain itu, nantinya IMC juga bakal menggelar perlombaan seperti dragon boat, fotografi, dan lain sebagainya. ”Harapannya kita bisa mengajak semua lapisan masyarakat Indonesia untuk turut berpatisipasi dan mencintai dunia maritim agar banyak jiwa-jiwa semangat maritim yang akan terbentuk,” pungkasnya. (guh/sha)