Kuliah tamu ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Sustainable Island Developement Initiatives (SIDI) Week 2014. SIDI Week sendiri merupakan bentuk kerja sama ITS dengan Wismar University dalam mengembangkan potensi pulau-pulau kecil yang ada di Indonesia.
Dalam kuliah tamu ini, Dipl Kauffr Eva Cammin selaku Course Coordinator Germany menerangkan bahwa perekonomian di Jerman merupakan yang terkuat dan terbesar di Eropa. Selain menyebutkan beberapa branding produk kelas dunia milik Jerman, Eva juga menyajikan beberapa video-video menarik tentang kondisi di Jerman.
Dr I Made Aryana ST MT, Sekretaris Jurusan Teknik Sistem Perkapalan, mengaku bahwa pemahaman tentang kehidupan di luar negeri seperti ini perlu diadakan. ”Dengan adanya acara ini, mahasiswa saya nantinya bisa sedikit banyak mengetahui tentang kehidupan di Jerman,” terang Made.
Pernyataan senada juga disampaikan oleh Fauzan Fikri, Ketua Himpunan Mahasiswa Sistem Perkapalan. Ia berharap teman-teman mahasiswa di JTSP semakin termotivasi untuk belajar di luar negeri. ”Terlebih nantinya teman-teman berkesempatan menjadi kebanggaan dan mengharumkan nama ITS juga Indonesia di kancah internasional,” jelasnya.
Kuliah tamu yang berlangsung selama dua jam ini menuai respon positif dari para mahasiswa. Salah satunya adalah Dhaivina. Mahasiswa JTSP program Double Degree angkatan 2012 ini mengatakan acara kuliah tamu ini sangat menarik dan bermanfaat sekali untuk menambah wawasan kuhususnya tentang Jerman dan Wismar University. (o5/oly)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai