"Alhamdulilah, saya bermula dari ITS dan kembali ke ITS," ungkap pria yang akrab disapa Nuh ini. Nuh menjelaskan dirinya telah bertemu dengan Rektor ITS, Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA guna menyerahkan Surat Keputusan (SK) mengenai penempatannya di kampus perjuangan. Dirinya pun mengaku akan kembali mengajar di Jurusan Teknik Elektro (JTE) ITS.
Nuh juga mengatakan akan mengajar mahasiswa pada jenjang S1, S2, dan S3. "Saya mungkin akan mengajar mahasiswa S1 yang berada di semester awal. Saya ingin memberikan motivasi kepada mahasiswa baru," jelasnya. Ketika ditanyai mengenai aktivitas lain, dirinya tak menampik turut menjadi tenaga pengajar di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
Pun demikian, pria kelahiran 17 Juni ini juga bersyukur lantaran pernah mengenyam pengalaman sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Mendikbud RI. Menurutnya, meski presiden dan menteri telah berganti, namun pelayanan kepada masyarakat tidak boleh putus. "Harus dilakukan peningkatan pelayanan yang semakin hari semakin baik. Alhamdulilah, saya sudah menyelesaikan tugas di kementrian dengan baik, " paparnya.
Di akhir, Nuh pun berharap pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi, red) kualitas bangsa ini akan terus membaik di setiap tahunnya. Ia pun memberikan doa dan dukungan kepada kepala Kementerian Pendidikan yang baru. "Untuk Pak Anies Baswedan semoga dapat melayani dan meningkatkan pelayanan masyarakat dengan baik," tutupnya. (ila/man)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai