Perubahan status ITS mejadi PTN BH ini dilihat berdasarkan capaian prestasi ITS yang telah mampu memenuhi kriteria PTN BH. Dari segi mutu misalnya, akreditasi institusi, program studi dan internasionalisasi, ITS menduduki peringkat keempat di Indonesia. Tak hanya itu, dari segi tata kelola seperti compliance, ITS menempati posisi kelima.
Menanggapi perubahan status tersebut, Ir Muhammad Faqih MSA PhD, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Perencanaan menerangkan bahwa ITS akan menerapkan masa transisi dari PTN Badan Layanan Umum (BLU) menuju PTNBH selama satu hingga dua tahun. Selama masa transisi, imbuh Faqih, ITS tetap menggunakan Pengelolaan Keuangan BLU seperti tercantum dalam statuta.
ITS juga akan menyiapkan persyaratan administratif dan kelembagaan untuk mengawali masa transisi. Menurut Faqih, hal tersebut bertujuan agar statuta segera disahkan dalam bentuk PP. ”Langkah ini dilakukan untuk menyelesaikan kelengkapan lainnya. Sehingga PP No. 81 Tahun 2014 segera dikeluarkan dan dipublikasikan,” paparnya.
Tak hanya itu, perubahan status ITS menjadi PTN BH juga berdampak pada struktur organisasi yang ada. Meski demikian, proses pemilihan rektor baru ITS masih bisa dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku sebelumnya. Hal tersebut telah dikomunikasikan kepada Sekertaris Ditjen Dikti pada pertemuan di Makasar bulan lalu.
Sedangkan untuk struktur organisasi yang lain, perubahan detailnya masih menunggu pengesahan statuta dan Organisasi dan Tata Kelola ITS. ”Selama statuta ITS PTN BH belum disahkan, maka organisasi ITS masih tetap seperti saat ini,” tandasnya. (riz/oly)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat riset dan inovasi. Komitmen tersebut tercermin pada capaian peneliti
Jakarta, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak pernah berhenti untuk terus terlibat dalam pembangunan bangsa. Hal
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika