Tak seperti software Auto CAD dan 3D Max, Fusion 360 cenderung lebih mudah dioperasionalkan. Tak heran apabila Fusion 360 langsung populer di kalangan engineer dan desainer. Namun sayang, kepopuleran Fusion 360 belum tergaung hingga ke Indonesia. "Untuk itulah kami mengadakan workshop ini, agar Indonesia tidak ketinggalan trend dengan masyarakat luar," ungkap Lili Setiawati, perwakilan dari Autodesk.
Selain workhsop, gelaran ini juga menawarkan software keluaran Autodesk secara cuma-cuma kepada mahasiswa. Caranya ialah dengan mendaftarkan diri dalam membership di website www.autodesk.com/education. Setelah mendapatkan akun, maka mahasiswa berhak mendapatkan beberapa keuntungan.
Maka dari itu, dengan software Fusion 360 diharapkan mahasiswa bisa menyalurkan kreativitasnya dengan mudah. Selain itu, Lili juga mengungkapkan harapannya agar mahasiswa ITS bisa secara terus menerus menaikkan kemampuannya dengan software terbaru, "Jangan sampai kita ketinggalan dengan engineer dan desainer dari negara lain,” ungkap wanita yang berdomisili di Jakarta ini.
Arief Rahman ST MSc, Koordinator Pusat Pengelolaan dan Pelayanan TIK mengungkapkan workshop ini merupakan bagian dari rangkaian IT Fest yang digelar oleh LPTSI tiap tahunnya. Acara workshop ini digelar sebagai pra acara IT Fest yang baru dimulai pekan depan. “Kebetulan engineer Autodesk yang merancang Fusion 360 juga sedang berada di Indonesia. Sehingga kami mengundang mereka untuk memberi materi tersebut,” ungkapnya. (gol/ady)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai