Di mata dosen, mahasiswa dan sejawatnya, Eko dikenal sebagai Bapak Perkapalan Indonesia. Hal ini lantaran berkat didikannya, alumni perkapalan ITS telah tersebar di seluruh Indonesia. "Hari ini kita telah kehilangan teman yang sangat mencintai kampus ini," ujar Prof Ir Soegiono, salah satu sahabatnya saat menyampaikan pidato pelepasan jenazah.
Menurut Soegiono, Eko merupakan sosok yang tidak bisa diam. "Kalau melihat barang rusak, guru saya itu pasti langsung memperbaikinya,” tambahnya haru.
Ketua jurusan Teknik Perkapalan, Prof I Ketut Aria Pria U MSc PhD yang turut hadir menambahkan bahwa almarhum adalah pribadi yang sabar dalam mengajarkan ilmunya pada mahasiswa. "Dengan senang hati, beliau menunggu mahasiswa yang hendak bertanya soal perkapalan," lanjut dosen yang akrab disapa Ikap itu.
Sebagai rekan sesama dosen dan juga mantan mahasiswa, Ikap masih mengingat perkataan inspiratif Eko. "Semua konstruksi itu dapat dihitung,” ujar Ikap. Menurutnya ungkapan tersebut menandakan bahwa Eko adalah pribadi yang dapat mempertanggungjawabkan dan menyebarkan ilmu yang dimilikinya.
Di mata keluarga, Eko dikenal sebagai sosok yang amat loyal dengan ITS. Pasalnya, berbagai tawaran pernah dari berbagai universitas pernah menghampirinya. "Bahkan, ketika sakit pun ayah masih aktif datang ke kampus,” ujar Paulus, salah seorang putranya.
Mahasiswa angkatan kedua jurusan Teknik Perkapalan itu juga sangat menggemari buku utamanya buku teknologi. Karena itu, walau telah berusia 70 tahun Eko tetap melek teknologi. (hil/ran)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai