”Satu kata untuk Surabaya, bersahabat,” ujar Slimane Kerrouchi. Peserta CommTECH 2014 itu terkejut dengan keadaan kota Surabaya. Decak kagum dan apresiasi pun terlontar dari mulutnya. Ia mengungkapkan hal tersebut lantaran keadaan kota Surabaya yang terorganisir walaupun macet.
Pria yang disapa Slim ini mengungkapkan, kunjungannya ke kota Pahlawan ini merupakan kali pertama. Menurutnya, hal menarik adalah ketika penduduk kota Surabaya yang memberhentikan kendaraannya agar ia lewat. ”Menurutku, itu hal luar biasa karena di kotaku tidak ada yang seperti itu,” ujarnya.
Hal lain yang ia sukai adalah jalan satu arah yang ada di kota Surabaya. Slim mengatakan, hal tersebut benar-benar bisa mengurangi macet yang kerap terjadi di perkotaan. Tidak hanya itu, ia pun ikut merasa heran dengan banyaknya pengendara motor yang ada di jalan raya. ”Mereka cepat sekali berkendara, saya rasa mereka mempunyai keahlian menyetir yang handal,” jelasnya dengan tertawa.
Lain halnya dengan kondisi tempat asalnya, Slime mengungkapkan perbedaan antara kota asalnya dan Surabaya adalah saat terjadinya kemacetan. Pasalnya, kendaraan di Kota Surabaya teratur dan tidak saling menyalib. Ia pun turut mengakui kesantunan masyarakat Surabaya.
Sementara itu, tempat paling berkesan yang ia kunjungi selama mengikut City Tour adalah Rumah Sampoerna. Pasalnya, ini merupakan kali pertama ia melihat proses pembuatan rokok. Ia kagum dengan kecepatan pekerja saat bekerja. ”Saat mereka menggulung kertas rokok dengan cepat itu benar-benar suatu keahlian,” ungkap pria asal Algeria tersebut.
Berbeda dengan Slimane, mahasiswa Strata tiga (S3) Universitas United Kingdom (UK) Robert Gordon ini menyayangkan tidak adanya terjemahan pada film sejarah peperangan kota Surabaya di Museum Tugu Pahlawan. Menurutnya, film yang menejelaskan sejarah perang 10 Nopember itu akan sempurna jika ada terjemahan. ”Karena saya suka belajar sejarah,” pungkasnya. (van/ady)
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui penyelenggaraan Inhouse
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus mengukuhkan perannya di kancah global dengan memimpin forum
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut ambil bagian dalam Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Rehabilitasi dan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat riset dan inovasi. Komitmen tersebut