Hidup ITS, Hidup ITS, Hidup ITS. Itulah teriakan Vivat ITS yang bergemuruh memecah suasana upacara penutupan Pimnas 27. Dengan dada membusung, ke-58 Tim ITS Optimis menjadi pemenang. Mukhlis Ndoyo Said, Presiden BEM ITS mengaku suasana tegang memang tak dapat dihindarkan. Menurutnya, meski bukan termasuk peserta, dirinya ikut deg-degan jelang pengumuman para peraih medali.
Mahasiswa Jurusan Teknik Industri ITS ini mengatakan ITS memiliki saiangan terberat, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menjelaskan hal itu lantaran jumlah kontingen UGM yang lolos lebih banyak ketimbang ITS, yakni 61 Tim. ”Tapi tetap saja kuantitas bukanlah ukuran satu-satunya,” ucapnya optimis.
Di akhir, ia bahkan mencontohkan kisah perjuangan Universitas (Unair) yang cukup berprestasi walau mengikuti Pimnas dengan kontingen terbatas. ”Jika kita belajar dari tahun lalu, Unair saja mampu menduduki posisi kedua dengan jumlah kontingen yang lebih sedikit dari ITS, yakni Sepuluh. Sehingga, harapan ITS menjadi pemenang masih tetap ada,” pungkasnya. (ao/man)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan
Kampus ITS, ITS News — Guna mewujudkan kampus berdampak dan berdaya saing global, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menggelar program Internasional Community and Technological Camp (Commtech)
Kampus ITS, ITS News — Menyambut rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh