Tidak semua orang bisa menikmati datangnya bulan penuh kesucian ini," terangnya membuka ceramah. Dirinya pun mengibaratkan bahwa ramadhan itu ibarat tamu yang harus dihormati dengan sangat ramah. Penghormatannya bisa dilakukan dengan melakukan perbuatan baik setiap hari. Misalkan dengan memperbanyak ibadah dan juga kegiatan positif lainnya.
Dirinya pun menyatakan bahwa orang-orang zaman dahulu juga melakukan hal yang sama, saat bulan ramadhan tiba. Biasanya mereka menyiapkan diri sedini mungkin guna menyambut Ramadhan itu datang. Ada yang memperbanyak membaca Al-Quran, memperbanyak shalat malam dan ibadah lainnya.
"Bila tamu yang datang itu pak presiden atau orang-orang penting di Indonesia, pastinya kita akan memberikan yang terbaik buat tamu tersebut," ucapnya kepada jamaah yang hadir. Apalagi jika yang datangnya itu bulan Ramadhan, maka persiapan pun harus sangat maksimal. Menurutnya, setiap muslim harus menyambut bulan ini dengan sungguh-sungguh.
Di samping itu, Nuh juga menyatakan bahwa di bulan tersebut setiap muslim diajarkan sebuah konsep pendidikan yang baik. "Ada tiga konsep yang bisa kita ambil, yakni taalim (mempelajari, red), tazkiyah (membersihkan, red), dan tilawah (membaca, red)," jelasnya.
Menurutnya, ketiga konsep itu disajikan lewat beberapa cerita. Diantaranya cerita tentang seorang anak kecil yang memiliki sikap jujur. Dikisahkan ada seorang anak laki-laki yang benar-benar menjaga sikap jujurnya meskipun pada waktu itu sang anak akan dirampok. Singkat cerita, dari kejujuran ini membuat si perampok pun menangis tersedu karena sikap yang dimiliki sang anak.
Menurutnya, sikap yang dimiliki oleh anak dalam cerita tadi sudah jarang dimiliki oleh manusia seperti sekarang ini. "Rata-rata penyakit sosial berawal dari sikap seorang manusia yang kurang jujur," ungkap mantan rektor ITS itu. Padahal, lanjutnya, kejujuran adalah modal yang perlu dimiliki oleh siapapun. (hil/man)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat riset dan inovasi. Komitmen tersebut tercermin pada capaian peneliti
Jakarta, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak pernah berhenti untuk terus terlibat dalam pembangunan bangsa. Hal
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika