Didin tidak sendirian. Dalam kompetisi karya tulis IYSM yang dihelat oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, ia turut ditemani oleh Putri Ika Wahyu Retno Juwita dan Kurniasari Aisyiah.Mereka adalah mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dan Statistika.
Bersama, mereka mengangkat tema lontong kupang yang merupakan kuliner khas daerah Sidoarjo. Kebetulan, mereka bertiga memang berasal dari kota tersebut. ”Saya ingin mengangkat citra kupang sebagai oleh-oleh khas Sidoarjo,” paparnya.
Kupang merupakan kerang laut dengan ukuran yang lebih kecil sperti biji beras. Bagi masyarakat Sidoarjo, lontong kupang menjadi makanan utama yang disuguhkan bagi pendatang luar.
Namun sayangnya lontong kupang bukan makanan yang tahan lama. Alhasil, kupang tidak bisa dijadikan sebagai oleh-oleh yang mampu dibawa pulang. Inovasi Didin dan kedua temannya adalah dengan mengolah kupang menjadi oleh-oleh khas Sidoarjo yang bisa dibawa pulang.
Namanya Kusagosi, singkatan dari Kupang Sambal Goreng Sidoarjo. Bahan dasar kupang dan bumbu rempah lainnya mampu menciptakan cita rasa yang mengejutkan. Sambal goreng ini diolah dalam bentuk kering sehingga mampu dimakan sebagai pelengkap makanan pokok.
Didin berencana untuk menindaklanjuti prestasi tersebut lebih jauh, Yaitu dengan mulai memberdayakan masyarakat Sidoarjo untuk mengolah Kusagosi, serta membuka pemasaran atas produknya. ”Harapannya kupang mampu dikenal di daerah lain sebagai oleh-oleh yang memiliki cita rasa khas,” ujarnya. (lik/lis)
Surabaya, ITS News — Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berkunjung langsung ke
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berupaya meningkatkan kapasitas mahasiswanya, termasuk dalam bidang investasi keuangan.
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi internasional melalui capaian tiga tim mobil hemat