Kompetisi yang diprakarsai oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu terbagi dalam beberapa kategori. Ada Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT). Yahya sendiri masuk dalam katagori IPT.
Selain kategori untuk penelitian dalam lingkup mahasiswa, ada pula kategori untuk siswa sekolah dasar hingga menengah. Semuanya berkumpul dalam ajang final PPRI akhir bulan September. ”Kami banyak bercerita ketika di tempat penginapan hingga larut malam,” kenang Yahya.
Untuk kompetisi ini, Yahya mengangkat tema yang juga ditelitinya untuuk tugas akhir (TA). Yaitu mengenai sistem antena mikro. Dalam ajang yang fokus pada inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan tersebut, hadir sejumlah peneliti handal Indonesia. ”Ada beberapa saran dari peneliti dan nantinya akan saya gunakan untuk perbaikan TA saya di bidang antena agar menjadi lebih baik,” ujarnya.
Kompetisi ini meninggalkan kesan yang mendalam bagi mahasiswa Jurusan Teknik Elektro tersebut. ”Lomba kali ini sangat berbeda dengan Pimnas,” lanjutnya. Tak ada fasilitas khusus oleh ITS. Selain itu, ajang pemilihan juga sangat eksklusif. Hanya ada 15 karya tulis yang terpilih untuk mengikuti final.
Namun, para juri PPRI bisa dibilang lebih berpengalaman. Hal ini karena mereka merupakan peneliti aktif di bidang masing-masing. ”Dengan mengikuti kompetisi ini, ada beberapa perubahan yang akan saya perbaiki untuk TA saya,” ujar mahasiswa angkatan 2008 ini. (sha/lis)
Surabaya, ITS News — Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berkunjung langsung ke
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berupaya meningkatkan kapasitas mahasiswanya, termasuk dalam bidang investasi keuangan.
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi internasional melalui capaian tiga tim mobil hemat