Komunitas ini sebenarnya sudah terbentuk pada 2011, namun tidak bisa terkoordinasi dengan baik karena kesibukan masing-masing anggotanya. Kuatnya keinginan dari beberapa anggota untuk menghidupkan kembali komunitas ini, membuat ITS Jazz kembali dibentuk dan secara resmi diluncurkan pada Sabtu (16/6).
Saat ini anggota yang tergabung dalam komunitas ini mencapai 300 orang yang berasal dari berbagai jurusan di ITS. "Sementara ini anggota ITS Jazz ini masih sebatas mahasiswa di lingkungan ITS. Rencananya akan kami kembangkan lagi," ujar Pramudito Aji Wicaksono, inisiator ITS Jazz, mahasiswa Teknik Kimia semester 8.
Ia ingin menepis anggapan bahwa jazz hanya dinikmati kalangan tertentu. "Kami ingin memasyarakatkan musik jazz di kalangan anak muda, khususnya mahasiswa ITS," imbuhnya.
Dito berani mengklaim bahwa ITS Jazz merupakan komunitas besar musik jazz yang pertama di kalangan kampus di Surabaya.
Untuk lebih menguatkan komunitas tersebut, dibentuk band di dalamnya yang diawaki enam personil yang juga merupakan anggota ITS Jazz ini. Dito sendiri didapuk sebagai pembetot bass sesuai keahlian yang diasahnya sejak di bangku SD.
Menurut Dito, rencananya akan digelar sejumlah kegiatan tahunan yang cukup besar untuk mengembangkan komunitas. Antara lain berupa clinic music, performing dan jamming dengan beberapa band di luar kampus, termasuk dengan band aliran jazz yang cukup terkenal. Juga diskusi bulanan untuk berbagi ilmu dan berbagai hal seputar musik jazz di Indonesia dan dunia.
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai