"Kuliah berlangsung di Graha Sepuluh November, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya," kata Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni ITS Djawahir Adenan di Jakarta, Ahad (12/12). Pada kesempatan yang sama, Presiden Yudhoyono juga akan menerima anugerah berupa Anggota Kehormatan Ikatan Alumni ITS.
Menurut Djawahir, Presiden sebelum masuk Akabri, sempat kuliah di Teknik Mesin ITS. Ia mengatakan, kuliah Presiden akan diikuti sekitar 2.000 peserta dari unsur civitas akademika ITS yakni dosen, mahasiswa, karyawan dan alumni, lalu pejabat sipil, militer, dan tokoh masyarakat Jatim.
"Kuliah ini dapat diakses secara live streaming atas dukungan PT Telkom Tbk," ujarnya. Rangkaian kegiatan Presiden lainnya meresmikan Gedung Pusat Robotika dan Gedung Pusat Energi dengan menandatangani prasasti. Ia juga menjelaskan, kedatangan Presiden bertepatan dengan ulang tahun ke-50 ITS.
Hingga kini, ITS yang diresmikan Presiden Soekarno pada 10 November 1960, telah memiliki sekitar 60 ribu alumni. Ke depan, menurut Djawahir, penting makin mengembangkan technopreneur di kalangan alumni, sehingga inovasi teknologi bisa langsung diaplikasikan dan berpengaruh terhadap perekonomian nasional.(ANT/JUM)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat riset dan inovasi. Komitmen tersebut tercermin pada capaian peneliti
Jakarta, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak pernah berhenti untuk terus terlibat dalam pembangunan bangsa. Hal
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika