ITS News

Sabtu, 20 Desember 2025
21 Maret 2010, 08:03

Sebulan Berlalu, Masih Ada PKM yang Belum Jalan

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Kekhawatiran para dosen pembimbing tentang tidak termanfaatkannya dana PKM agaknya tidak berlebihan. Itulah setidaknya gambaran yang ada dalam monev PKM ke-2  yang dilaksanakan Sabtu kemarin (20/3).  Masih ada PKM yang belum menjalankan programnya sama sekali dengan berbagai kendala.

Kelompok Syahrizal Maulana salah satunya. Sejauh ini, idenya dalam PKMP (PKM Penelitian, red.) yang mengusung pembuatan biodiesel dari dedak padi dengan berbagai alasan masih sebatas mengadakan survey dan persiapan alat. “Saat ini kita baru melakukan survey dan persiapan alat-alatnya,” ulas mahasiswa Teknik Kimia ini.

Lebih lanjut, mahasiswa yang akrab disapa Rizal ini menambahkan, jika sudah siap pembuatan produk ini nanti akan memanfaatkan labolatorium.

Ada juga keluhan yang datang dari Wawan Aries ST MT, salah satu dosen reviewer.  Salah satu mahasiswa bimbinganya sampai sekarang belum melaksanakan kegiatannya karena terlalu banyak pertimbangan formal. “Hari ini dia tidak datang, mungkin takut dengan saya,” ungkapnya sembari tersenyum.

Dosen Teknik Mesin yang akrab disapa Wawan ini menuturkan, sebenarnya tidak ada yang perlu dibuat susah dari PKM. Jangan terlalu banyak pertimbangan namun takut untuk memulai. “Bagaimana bisa tahu baik buruknya kalau tidak pernah dimulai?,” tanyanya.

Dalam Monev k-2 yang dilaksanakan di Gedung rektorat ini, semua peserta PKM harus menyerahkan laporan kegiatan sebulan kemarin. Mulai dari kesesuaian target dengan realita, dokumentasi, hambatan, anggaran biaya, dan lain-lain. Juga membuat rencana kegiatan sebulan ke depan.

Untuk pencairan dana PKM sengaja dibuat bertahap untuk mengantisipasi dana PKM yang tidak digunakan. Mengingat dana itu adalah dana dari rakyat. “Untuk 50% dana total telah diberikan pada monev pertama, 20% akan diberikan pada monev ke-3 pada bulan april mendatang dan 30% sisanya akan diberikan pada saat monev ke-4,” ungkap Tiwuk, bagian keuangan PKM. (hoe/yud)

Berita Terkait