Sudah tidak asing lagi bila terdengar kata mikrokontroler bagi mahasiswa jurusan teknik di ITS. Segala macam peralatan elektronik yang kita gunakan sehari-hari termasuk mikrokontroller, salah satu contohnya adalah telepon genggam.Sekarang bukan lagi jamanya peralatan analog. Semua beralih ke era digital seperti mikrokontroler," ungkap Rendy Yuliansyah sebagai ketua panitia.
"Acara ini bertujuan untuk memberi ilmu mengenai mikrokontroler, karena banyak yang belum mengerti tentang hal tersebut,"ujar Rendy. Pelatihan ini ditujukan untuk mahasiswa ITS tetapi ada juga mahasiswa UNAIR yang mengikuti pelatihan ini.
Acara dimulai dengan pemberian materi mengenai pengenalan mikrokontroler. Mikrokontroler yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ATMega8. "Di pelatihan ini kita menekankan bahwa mempelajari mikrokontroler itu mudah," jelas Rendy.
Di ruang kelas B-100 terlihat tim yang terdiri dari dua orang berhadapan dengan laptop yang tersambung ke downloader dan mikrokontroller IC. Laptop tersebut mereka gunakan untuk memasukkan program. "Setiap usai materi, para peserta langsung praktek dengan ditemani oleh satu asistem di setiap tim," ujar Rendy.
Saat acara berlangsung, masing- masing tim sibuk memprogram. Salah satu peserta yaitu Andika yang berasal dari jurusan Teknik Elektro angkatan 2008. "Awalnya saya sama sekali tidak mengerti mengenai mikrokontroler. Tetapi setelah mengikuti pelatihan ini, saya menjadi paham," papar Andika. Tim mereka juga mejelaskan pemprograman yang telah mereka buat saat pelatihan berhasil dijalankan. (el/nrf)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat riset dan inovasi. Komitmen tersebut tercermin pada capaian peneliti
Jakarta, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak pernah berhenti untuk terus terlibat dalam pembangunan bangsa. Hal
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika