"The aim of the lecture is to outline the fundamentals of rock electrical behaviour (tujuan dari kuliah ini adalah untuk menerangkan dasar-dasar perilaku elektrik bebatuan)", jelas Ben. Kuliah tersebut akan lebih fokus pada lapisan dan bebatuan sedimen, namun prinsip-prinsip metode tersebut juga berlaku bagi bebatuan keras lainnya.
Setiap jenis benda mempunyai ketahanan (resistivity) yang berbeda-beda terhadap hantaran listrik. Hal ini juga berlaku bagi bebatuan dan berbagai lapisan tanah. Jenis materi, dan juga kondisi tanah seperti salinitas, dapat menentukan ketahanan tersebut.
Metode yang dijelaskan dalam penelitian tersebut adalah pengaliran arus DC (direct current) pada sebuah lapisan tanah, oleh sebuah alat dengan frekuensi sangat rendah (VLF- very low frequency). Alat tersebut membaca ketahanan materi yang dialiri listrik dengan Dialectic Frequencies, sebuah konstanta pengukur kadar arus DC. Angka resistivity tersebut dapat menunukkan materi apa saja yang terdeteksi.
Hal ini sangat berguna, terutama dalam pencarian minyak bumi. Metode ini lebih efektif daripada pengeboran, yang tidak dapat menunjukkan materi apa saja yang terkandung dalam tanah tersebut.
Kuliah tersebut tidak hanya dihadiri oleh para mahasiswa dari jurusan Fisika, namun juga dari Teknik Kelautan, Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Arsitektur. Beberapa mahasiswa dari Universitas Brawijaya pun turut berpartisipasi dalam kuliah tersebut.
Ini merupakan pertama kalinya prodi Geofisika mengadakan kerjasama dengan SEG. Ketua panitia, Tommy P H berharap bahwa seluruh peserta dapat mengaplikasikan seluruh materi yang diberikan. "Kesempatan seperti ini sangat jarang terlaksana, dan semoga bisa berulang lagi," kata mahasiswa angkatan 2007 ini. (lis)
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan
Kampus ITS, ITS News — Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih juara 1 dalam mengembangkan kecerdasan buatan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan melalui Program Pengabdian